Skip to content

negara-teraman-di-dunia

Oktober 22, 2008

kalo gak salah, hari senin lalu,ada banner di tvOne, yang aku lihat berjalan-jalan. ‘Indonesia masuk peringkat ke 68 negara teraman di dunia’. ‘Islandia adalah negara teraman di dunia’.

wah,hebat sekali. ISLANDIA, atau IRLANDIA ?? itu yang aku pikir ketika melihat kalimat terakhir. Kedua nama ini setahu aku memang jarang sekali masuk berita internasional, paling tidak 5 tahun terakhir ini. Bahkan nama yang pertama TIDAK PERNAH MASUK BERITA DUNIA. Sepertinya emang begitu,saking damainya negara ini, atau sengaja disensor ? aku tidak tahu itu, tapi begitulah kenyataannya.

Aku cari informasi ini lewat google, aku sempitkan ke teks ‘negara teraman’.maksudku, supaya bisa benar – benar fokus ke tag ini. Wuahhh.. kok melenceng sekali dari judulnya. Google terlalu banyak menebalkan Singapura untuk teks ini, setidaknya 3 halaman depan. Lalu, dimana informasi tentang berita ini ? kok tidak aku temukan ? berita tentang survei ini saja tidak ada, apalagi situs resmi yang bertanggung jawab atas survei ini.

Okelah, memang Singapura tingkat keamanannya lebih tinggi dari tingkat keamanan Indonesia, bahkan standar pengamanan Singapura, beberapa kali diatas tingkatan standar pengamanan Indonesia. Aku sampai heran, Singapura yang di-shooting tv Indonesia selalu yang sisi pariwisata dan ekonominya. Juga termasuk sisi pendidikan dan kesehatan negara itu selalu mengisi ruang dalam pemberitaan cetak media (pendidikan dan kesehatan) di Indonesia. Apakah di negara itu TIDAK PERNAH ada kasus, meskipun kecil, misalnya tentang kejahatan secara fisik (membunuh, menganiaya, minimal pelecehan terhadap perempuan) atau kejahatan secara moral (mencuri dan bullying) ???

adalah tidak mungkin jika di suatu negara tidak pernah ada kejadian yang menegangkan, mengerikan atau menghebohkan dan memanaskan suhu toleransi sosial masyarakat yang menempati negara tersebut. SEKURANG-KURANGNYA, SEMUA NEGARA MEMILIKI MASALAH YANG BETUL – BETUL SAMA DAN BERULANG-ULANG, misalnya bencana alam seperti banjir, atau gempa ; teror fisik seperti perkelahian dan perampokan ; teror mental seperti ancaman bom atau ejekan dengan kata-kata kotor. Apalagi, negara dalam hal ini adalah tempat bertemunya segala macam kebudayaan yang diperkumpulkan dengan kesepakatan antar masyarakat yang membawa budaya-budaya tersebut, baik sukarela maupun terpaksa. Jika ada negara yang tidak sesuai dengan pernyataan diatas, mungkin negara itu tidak dibangun di atas bumi,melainkan di bulan, atau tidak dibentuk di atas tanah dan rumput, melainkan di atas balok es, dan besar kemungkinan, bahwa penghuni di negara ini adalah para penguin dan anjing laut.

Okay, jadi .. apa kriteria dari negara-teraman ?? kalau HANYA dilihat dari faktor keamanannya .. seandainya di bumi ini ada 250 negara, maka Indonesia adalah peringkat ke 140. Banyaknya kerusuhan dengan bom molotov dan pembakaran ban bekas, pembunuhan dengan trend mutilasi, dan maraknya pemalsuan di segala bidang (terutama kuliner) masih belum cukup untuk menjadikan Indonesia benar-benar aman. Sebaliknya, fakta ini malah menguatkan Indonesia sebagai negara yang perlu di’aman’kan.

Apakah kamu tahu, es batu yang kamu minum adalah bekuan es dari sungai, atau air matang yang dibekukan ? apakah kamu tahu, kalau daging bakso sapi yang kamu makan itu, betul – betul daging sapi yang (mungkin) disembelih, (atas nama Allah, jika kamu muslim) atau sudah bercampur dengan air atau lemak hewan lain atau obat kimia ? apakah kamu tahu, kalau flash disk yang kamu pakai itu(buat computarian) betul – betul flash disk resmi dari Inggris/Amerika, atau bikinan Cina yang palsu dan cepat rusak ?? atau, seperti yang baru dikabarkan, Obat di Medan mengandung melanin. Seandainya kamu orang Medan, apakah kamu tahu kalau obat yang kamu beli itu murni, atau sudah dicampur melanin ?? kecuali kamu super jenius, kamu memang harus percaya, bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang 100% dapat dinyatakan aman. Akurasi paling tepat yang dapat diberikan oleh para ahli HANYALAH 99.9% saja. Jadi, yang 0.01% dapat SECARA MUTLAK membatalkan akurasi ahli ini.

Back to Top .. Menurut aku …. Kriteria yang dapat membuat suatu negara dinyatakan aman adalah :

1. kesigapan petugas keamanan negara dalam memberikan bantuan secara moral,fisik, dan mental dan kecepatan dalam merespon sebuah panggilan masyarakat yang membutuhkan bantuan(+- 10 detik untuk menerima sinyal dan +- 10 menit untuk mendatangi TKP).

2. kepekaan indera per individu masyarakat untuk mengawasi perubahan sosial di sekitar lingkungan mereka, dan kesadaran untuk membantu meminimalisir kerusakan akibat tindakan yang buruk, sekecil apapun .

3. dukungan lokasi yang tepat (tidak jauh dan tidak dekat)dan ideal (dapat terjangkau oleh kendaraan apapun dalam waktu singkat) untuk mencegah atau mengurangi efek dari akibat semua tindakan buruk yang terjadi.

4. peraturan hukum yang jelas,tegas dan spesifik, rinci dalam pengaturan tindakan dan pengawasan setiap kejadian buruk, sehingga tidak membuat sebuah keputusan yang sudah di-ketok palu menjadi ambigu karena multi-tafsir.

Apapun itu, negara-teraman tidak akan pernah aman,jika masih ada laporan tentang manusia yang tewas karena bukan sebab alami, ataupun karena bencana, ataupun karena bertarung dengan binatang atau jin :D :D :D .

Oh, Maaf.

Jadi, ini posting saya nyatakan sebagai ulasan singkat. Bukan catatan singkat. Gitu.

About these ads

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: