Break Day.
2008 Desember 17
Seorang lelaki paruh baya, sedang mengusap rambutnya yang mulai jarang di atas kepalanya.

Sepintas aku merasa, dia sedang berpikir tentang usia yang semakin bertambah, dagangan yang harus habis sebelum magrib, dan utang makannya kepada pemilik warung . Tapi, dia toh merasa bahagia, dengan kesederhanaan ini. Masih ada rumah untuk berteduh, dan sedikit rupiah untuk makan hari ini. Begitu damai, begitu setianya dia mengelus rambutnya, sampai tak sadar bahwa aku memandanginya begitu lama .
Kita toh tidak tahu pasti, apa yang ada di dalam pikirannya…
hhmm memaknai hidup dengan menikmati apa yang diberikan oleh Rabb saat ini…
Bukankah hidup ini memang sederhana untuk merasa bahagia?